Karena sudah pernah ke Palmerah pada Pengalaman terdahulu, maka perjalanan kali ini terasa lebih mudah

Masih seperti perjalanan pertama kali, naik kendaraan yang sama, dengan rute yang sama, hanya tempat berhentinya saja yang berbeda..

Perjalanan rencananya mau lebih awal supaya tidak kesorean kyk kemaren, tapi tetep aja berangkatnya jam 9..

Sampai di Perempatan Slipi

sekitar pukul 12. langsung menuju Binus (karena banyak kost2an di sana)…Jalan dari Kampus Anggrek ke Jalan Kampus Syahdan…Ini kyknya jalan yang paling rame ( klo di IPB, bisa diibaratkan dengan Bara)…dan klo ada kostan di sekitar jalan Syahdan ini, strategis banget, dari Kampus Binus dekat sekali,,,dalam hati berpikir :”Pasti mahal klo ngekost disekitar sini”..akhirnya cuman muter2 di daerah sekitar BInus Syahdan..setelah diperhatikan semua jalan/gang disini diawali dengan kata Haji, misalnya jalan Haji Sennin…

Setelah satu jam muter2, laper..akhirnya makan di warung Baso..baso semangkok di tambah es teh tawar totalnya 10 ribu…

Pencarian pun dilanjutkan, tidak sengaja saya bertemu dengan teman SMA, sudah 3,5 tahun tidak bertemu. waktu yang sangat lama. terakhir kali bertemu saat pengumuman kelulusan SMA. keesokan harinya saya langsung menuju Bogor naik kapal laut. sedangkan dia dan beberapa teman yang lain masih bertahan di Belitung. dia masuk BInus bersama beberapa teman lain yang sekelas. karena kebanyakan teman yang chinese klo ga kuliah di BInus, yah kuliah di Untar. sedangkan satu teman saya anomali, yaitu MOnica yang kuliah di UI, karena sangat jarang sekali temen2 yang Chinese kuliah di univ.negeri

ketemu teman saya ini jadi ingat masa lalu, dimana dia merupakan salah satu siswa yang prestasinya luar biasa. termasuk 4 besar tiap semesternya dan paling jago dipelajaran Fisika dan Matematika. 4 Besar di SMA ketika angkatan saya adalah dia (Hendra/A Min), Hirmas (Bio IPB), Irsyadinnas (STK IPB) dan Monica (Tek KIm UI).  Yang paling sering diposisi pertama adalah Monica.

Setelah ngobrol, saya diajak ke kostannya. kostannya deket banget sama kampus Syahdan, nyaman, dan bersih tapi sayang agak mahal dan bener2 pas budget. setelah itu diajak buat keliling2 mencari kostan. Muter2 di sekitar jalan U buat nanyain setiap kostan yang masih menerima kostan buat cowo/yang campur..

setelah disurvei, rata-rata kamar kostan harganya berkisar antara 500-700 ribu/bulan untuk kamar ukuran standar, ada juga yang 350 rb perbulan, tapi kamarnya sempit dan gelap banget. klo yang pake AC bisa mencapai 850 ribu-1 jutaan/bulan. pencarian sempat terhenti karena hujan, sehingga kami kembali lagi ke kostannya.

Karena sudah menjelang sore, saya putuskan untuk kembali ke Bogor, dan tak lupa pamitan kepada teman saya. Akhirnya saya putuskan untuk DP kostan yang deket parkiran Binus yang sudah saya survei kemarin.