Laskar Pelangi..
Ceritanya bagus, alurnya dah diperbaiki..
Saya ga selesai baca novelnya, tetapi setelah menonton film ini, saya bisa berkomentar sedikit mengenai film ini.
Film yang bagus, sutradaranya, produsernya, settingnya(narsis dikit gpp kaan..)..mendukung semua…
Pertama dibuka dengan penggambaran perjalanan Ikal dewasa menuju tempat Lintang..
Kyknya jalan yang digunakan itu jalan yang menghubungkan belitung barat dan belitung timur…terlihat beberapa pohon kelapa sawit. mungkin itu milik perkebunan yang ada di sekitar Manggar…
Setelah itu Flash Back ke tahun 1974, saat anak-anak Laskar Pelangi ingin memulai pendidikan di SD Muhammadiyah..Pemeran Ibunya ikal memulai dialog. Skenarionya lumayan bagus karena menggunakan bahasa Belitong, tetapi walaupun pengucapannya benar, dialeknya blom pas…Kemudian Mathias Muchus sebagai ayah ikal..dah agak lumayan…
Setelah itu digambarkan Lintang…Dialog yang paling saya ingat
Lintang :” Aku Lintang dari Tanjong Kelumpang…”
Ibu Mus : “ Taro ketangin kao disitu’ “
Saya tertawa, karena pikiran saya langsung menuju kepada seorang anak Belitong yang tahun ini masuk IPB berasal dari tanjong Kelumpang (desa paling selatan di Belitong). Jarak antara Tg. Kelumpang dengan Gantong sekitar 40 km.
Sewaktu menunggu Harun, saya melihat Akiong yang asli berperan sebagai Orang tua Akiong yang masih kelas 1 SD.Klo yang lain saya kurang tau, yang pasti sih Mathias Muchus bukan Andrea Hirata(Ikal yang asli)…
Cut Mini bagus dalam berakting, tapi klo bahasanya agak campur-campur dengan bahasa melayu dialeknya. Klo pak Harfan masih agak kurang, tapi cukup baik. Kelihatan sekali usaha beliau dalam mempelajari dan membedakan bahasa Indonesia, Belitong dan Melayu sampe2 beli kamus bahasa Belitong…..
Selanjutnya digambarkan 10 anak Laskar Pelangi…
Digambarkan mereka sedang bertengkar…dan Kucay sebagai ketua kelas tak mampu melerainya…Sangat lucu sekali..Inilah bahasa Belitong yang sesungguhnya…saya juga tersenyum mendengarkannya…serasa di Belitong…
Dari sepuluh anak ini, yang paling menonjol ada 3 orang..kayaknya untuk mengarahkan agar tidak terlalu kepanjangan..karena jika kesepuluh2nya dideskripsikan waktunya kurang…
Ketiga anak itu adalah Lintang, Mahar dan Ikal. Lintang di bidang eksak dan pengetahuan umum, Mahar dibidang kesenian dan Ikal yang pandai membuat puisi dan gemar di bidang sastra..
Pemeran ikal disukai karena kepolosannya.
”Bu Mus, biar aku ajak yang meli kapor ke Manggar”…he he he….(Demi Cinta, .Gantong-.Manggar-Gantong (totalnya sktr 40 km) bukan masalah…)
..Kalau pemeran mahar, jangan ditanya lagi, banyak sekali komentar yang baik tentang anak ini..banyak yang menyukai aktingnya, suaranya,
”Ini musik Jazz boy..musik jazz…..musik urang2 pintar…”….
”Ndak ngerti kao…”….
.dan Lintang disukai karena kejeniusannya…
”pukul 10 lewat 25 menit”…..
Tokoh lainnya,
Borek a.k.a Samson dengan badan kekarnya dan punya rahasia tentang otot menggunakan bola tenis
Dialog yg paling saya ingat : ” Biar Kujadikan kao laki-laki sejati”
Harun sebagai anak dengan keterbelakangan mental tetapi menyelamatkan angkatan terakhir SD Muhammadiyah Gantong, kucing berbelang tige, punya anak tige, laher tanggal tige
Hampir minim dialog, tapi cukup menghibur..saya paling ingat saat dia menggambar ketika Ujian Semester di SD PN..
Kucay sang ketua kelas
Saya paling ingat ketika dia mengadu kepada Ibu Mus bahwa sangat susah mengatur anak-anak kuli itu, la ki kacam setan…he he he…
Sahara yang tegas namun baik hati
”Mikak ndak ingat ke pelajaran Aqidah noq diajareq tiap selase. Itu to Syirik……”
Saat dia mencoba mencegah niat teman2nya menemui Tuk Bayan Tula.
Sebenarnya pemeran sahara ga galak2 amat. Anaknya lembut hati. Cepet banget tanggapannya klo diajak foto bareng. Dah punya hape baru dia setelah selesai syuting Laskar Pelangi.
Syahdan..(digambarkan di novel sebagai anak yang biasa2 saja), tetapi di Film justru dialog2nya bener2 menggambarkan kepolosan anak2.
Misalnya :”Penjarenye di Suka Miskin..tapi kite tetap suka…Suka MISkin…” atau ” Ape laa kate biak2 SD PN ngeliat sepatu burok kite ”
Akiong..satu2nya anak yang masih SD..(saat ini masih kelas 6 SD)..kata temen saya masih kaku…wajar sih mengingat dia pemain cilik termuda…
Saya takjub luar biasa…kok bisa yah Akiong ikutan sholat…
Trapani…Minim dialog…cuman 3 kata : ”Yang sabar,Kal” saat Lintang blom datang…sisanya?…hampir ga keliatan…semi figuran….
Orang tuanya cerita, klo Trapani sebenarnya yang paling ganteng diantara laskar pelangi lainnya…tapi, klo diantara 10 orang itu sih mungkin saja…he he he..
dia juga satu2nya anggota laskar pelangi yang tidak ”dihitamkan kulitnya” saat syuting…
Kyknya pemeran syahdan dengan Trapani ketuker deeh….(hee…klo dibaca Riri Reza bisa ditimpukin…karena dia yang minta pemeran Trapani buat ikutan casting…)
Tokoh yang saya sukai??…yang jadi Mayoret saat karnaval…..bwahahahahahahaha….
Ga kenal sih….tapi lebih manis dibandingkan Aling…he he he….
Tokoh yang sukses bikin penonton kesel :”Ibu2 yang jadi juri cerdas cermat”…”Maaf, telah terjadi kekeliruan..jawaban anak itu Benar, sehingga pemenang cerdas cermat adalah SD Muhammadiyah …”
KLo Aling?..hmm…paling diinget kuku2 yang bersinar2..padahal mah biasa aja…Berlebihan tuuuh…
Klo Flo..unik…udah sekolah enak2 di SD PN, eh malah mo pindah cuman gara2 Tarian….
Saat menggambarkan keindahan belitong yang cuman sepintas..penonton bilang
:
”Ooooooooo…….”……………”bagus yah…”…
Saya malah biasa saja…dah sering diliat siih…
Banyak yang aneh klo kita Make Logika :
“12 ditambah 4 dikali minus 5….”
“80” kata Lintang..Ibu Mus Berbinar2.:”Hebat anak pesisir..”
“minus 8” tuuuh . Operasi perkalian kan lebih dahulu dikerjakan dibandingkan penjumlahan, kecuali ada tanda kurungnya….
”Hari ini Bapak akan ngajarken menggunakan kalkulator”.
Heh??..yang benar saja….SD mana tuh yang kyk gitu…aneh banget…ga ada kurikulumnya yah??.klo pake Lidi…saya kelas 1 SD pernah kok pake lidi…he he he…
Tora Sudiro malah yang paling jauh dari segi dialek Belitong…
Settingnya ada beberapa yang saya tau…yaitu di Pantai Tanjong Tinggi (sktr 30 km dari rumah), Pantai Tanjong Pendam (klo yang ini sktr 200 meter dari rumah). Klo yang di Belitong Timur ada Kecamatan Gantong, Manggar dan Desa Sungai Samak…
Figuran2nya pun menggunakan orang2 Belitong. Salah satunya adalah Guru SMA saya..namanya Pak Rozali..Guru Geografi dan Tata Negara..dia kebagian peran menjadi pembaca soal cerdas cermat..makanya, saya jg ikutan tertawa ketika muncul pak Rozali di film itu seperti teman saya yang di UI yang udah nonton duluan..dulu pernah dapat SMS dari temen, katanya Pak Rozali lulus casting, cuman pas saya tanya dapet peran apa, dia ga tau…
Overall, bagi penonton yang dari Belitong, agak terganggu dengan bahasa yang campur2,. Teman2 dari belitong yang dah nonton jga setuju dengan pendapat saya. penonton yang bukan dari Belitong mungkin agak terganggu dengan beberapa kosakata yang kurang dipahami, tetapi ada jg yang ngerti…tapi inti dari cerita bisa ditangkap dari penonton..
Rukun Iman itu ada enam perkara..
Yang Pertama Mengimankan pada Allah yang kuasa..
kedua malaikat ketiga kitab-kitab keempat para rasul
kelima hari kiamat..keenam pada takdir yang baik dan buruk
Itu semua…..(lupa kata2 terkahirnya…)

17 comments
Comments feed for this article
Oktober 23, 2008 pada 12:59 pm
Mang Kumlod
Akhirnya ditulis juga… dengan penjelasan yg detail lagi…
Menurutku karakter Laskar Pelangi itu biasa saja… *ditimpukin duit sama penggemar LP* Tapi Andrea Hirata berhasil menguatkan karakter mereka… Namanya juga karya sastra, emang harus begitu, kalau ga begitu, ya ga rame…. Baca deh yg Novel Edensor pas si Ikal menerangkan karakter temen2 kuliahnya… Keren bgt!
Lagi nungguin Mayamah Karpov nih: Mimpi-Mimpi Lintang….
Oktober 23, 2008 pada 3:21 pm
azkaa,,
iya, akhirnya ditulis juga reviewnya. soalnya pengen tau pendapat anak belitongnya sendiri. hhe.
“taro ketangin kao disitu” artinya apa?
Oktober 23, 2008 pada 11:55 pm
weibullgamma
@mang kumlod : dah lama nulisnya…cuman lupa postingnya..
@ azka : “Letakkan sepedamu disitu..”….duh…sopan aman jadinya…he he he
Oktober 26, 2008 pada 2:36 am
shafwan
jangan lupa melihat weblog saya… bantu saya untuk perbaikan dan menaikkan statistik lalu lintas web, agar cepat naik page rank di google
ini bukan email sampah …
tapi minta tolong….
ok
————————————————————————————————————————-
Do not forget to see my weblog … help me to improve and increase web traffic statistics, so fast rise in the Google page Rank
This is not spam …
but please ask ….
ok
Oktober 27, 2008 pada 4:29 pm
zein
wah..pendapat dari orang belitong asli…memang beda…
tapi aku puas dengan film itu…
Oktober 27, 2008 pada 7:34 pm
visakana
hahahaha….
baca tulisan anto jadi ketawa…
inget waktu nonton laskar pelangi…
aku ketawa-ketawa mulu, ngetawain anak2 itu…
pokoknya lucu menurutku…
apa lagi dialeknya…
jadi pengen ketawa lagi…
apalagi tingkah mereka itu ga’ jauh dr tingkah anak2 semasa kecilku…
hohoho
Oktober 27, 2008 pada 8:57 pm
ghani arasyid
walah…
saya nunggu DVD-nya keluar adja
Oktober 31, 2008 pada 2:48 pm
awym
nyang pasti belitong tuh indah, whehehehehe
Oktober 31, 2008 pada 8:34 pm
weibullgamma
@zein : ga asli2 amat sih..beberapa kosakata bahasa belitong saja banyak yang saya tidak paham…he he he…
@melisa : yang paling aku ingat itu waktu Melisa dan Arie berbagi tissue waktu adegan LIntang berhenti sekolah,,,
@ghani : silahkan saja….paling sebentar lagi..
@awym : akhirnya belitong bisa go nasional…he he he…
November 3, 2008 pada 10:01 am
neendut
Pantainya indah…
jadi inget temen sekelas pas TPB dari belitong pamer foto2 pantai di hapenya
Mau kesana ah….
November 4, 2008 pada 5:44 pm
visakana
dasar anto….
ngomong aja klo mau tisu juga… :p
November 5, 2008 pada 1:21 pm
weibullgamma
@neendut : heh?..siapa tuh?..pasti sy kenal..yang dari belitung tiap taun kan dikit..
@melisa : bwahahahahahahha..ga perlu tisu
kan dah nonton yang kedua kalinya….
satu lagi yang inget….waktu cerdas cermat…..anton bilang :”melisa aja kalah….”….bwahahahahahahahaha….
November 6, 2008 pada 5:35 pm
visakana
emang beda lah aku ma lintang…
lintang=cowo
aku=cewe
lintang=pinter buanget,,,
aku= biasa2 aja…,, agak2 lemot diitung2an,, kali2an, tambah2an,, ada lag dulu sebelum ngaliin…
lintang=dari belitong
aku=dari pagar alam
itu c anton ajah yang sebenernya pengen dibilang mirip lintang,,, hoho
November 6, 2008 pada 8:22 pm
weibullgamma
bukan itu..padahal sebelumnya waktu gurunya yang ngasih pertanyaan kyk yang diatas anton kan bilang : “Melisa = Lintang versi cewe,,,”…bwahahahahaha…..
Desember 10, 2008 pada 9:02 pm
didit83
Halo weibullgamma, salam kenal..
tadinya mau ngasi comment disampingnya Home yaitu ‘Afrianto’, tp ternyata ga bisa ngasi comment disana. Kenapa saya jadi tertarik, karena kita sama persis alumni nya SDN22 -> SMPN1 TP -> SMUN1 TP..(bisa ya?) cuma beda 5 tahun, lebih persisnya aku 5thn lebih tua. Saya juga sama seperti anda, sedang merantau jauh dari kampung halaman ke negri Jawa, bedanya, saya di bandung. Kalo di belitong tinggal dimana?
sekali lagi salam Kenal. didit
Desember 11, 2008 pada 10:08 am
weibullgamma
salam kenal juga…
memang diset supaya ga bisa dikasih comment…nanti saya bikin buku tamu saja..insya Allah…
5 tahun diatas saya?…hm…abang saya jg hampir sama riwayat pendidikannya..cuman pas SMP, dia ke SMP 2, sedangkan saya SMPN1…dia 6 tahun diatas saya…punya sepupu juga yang 4 tahun diatas saya…
kalau di belitong, tinggalnya di Jalan Suryo..deket sama SDN 22, makanya sekolah disitu..terima kasih sudah berkunjung…
Desember 11, 2008 pada 4:05 pm
didit83
oo…di jalan suryo..saya tinggal tepat didepan SDN22..hehe.
mungkin anda kenal saya atau sebaliknya.
Silahkan berkunjung ke blog saya :
http://didit83.wordpress.com/
Salam