Alhamdulillah, seperti tahun2 sebelumnya. Saat menjelang idul fitri, saya pulang ke rumah di Belitung. Saya pulang menggunakan KM Leuser milik PT Pelni dengan alasan lebih murah dan bisa pulang bareng teman2 dari Bogor.

Lebaran kali ini agak berbeda dari tahun lalu. Tahun lalu, saya tidak bisa bepergian dengan bebas karena menderita penyakit cacar, sehingga saya tidak berpuasa selama satu hari, yaitu hari terakhir puasa tahun lalu. Alhamdulillah tahun ini saya tuntaskan secara keseluruhan..

Lebaran hari pertama..

Seperti biasa, saya melaksanakan sholat ied di Lapangan Bola Kelurahan Parit. Tahun lalu saya hanya bisa menyaksikan sholat ied langsung dari Masjid Istiqlal jakarta di layar kaca. Tahun ini yang merayakan di rumah ada Bapak, Ibu, Kakak dan Adik, serta Paman dari Sulawesi. Pulang dari sholat ied, saya beserta keluarga bermaaf-maafan atas segala kesalahan yang pernah dibuat. Setelah itu menuju pekuburan Setya Mulya untuk melakukan ziarah. Ternyata pekuburan cukup ramai didatangi oleh peziarah-peziarah. Kami melakukan ziarah di makam kakak saya yang ketiga yang meninggal saat dilahirkan, paman, bibi, tetangga dekat rumah, saudara jauh dan beberapa kuburan lainnya. Setelah berjuang melawan kepadatan saat perjalan pulang menuju rumah, akhirnya tiba juga di kediaman kami. Beberapa tetangga berdatangan untuk melakukan silaturahmi, sedangkan saya seperti biasa langsung menuju dapur untuk membantu menyiapkan hidangan. Setelah menyantap hidangan bersama para tetangga, saya hanya berjalan-jalan di sekitar rumah. Siang harinya cuaca mendung dan turun hujan yang sangat deras. Alhamdulillah, saya masih di rumah ketika itu. Cuacanya sangat mendukung untuk tidur. Bisa diterka apa yang saya lakukan selanjutnya,,,he he he,,,

Malam harinya saya bersantai-santai di rumah karena masih hujan….lebaran hari pertama banyak dilakukan di rumah, karena cuaca yang tidak mendukung…

Lebaran hari kedua…

Pagi2 saya mendapatkan SMS dari teman2 SMA yang seangkatan..mereka mengajak untuk silaturahmi ke rumah teman2 yang lain pada siang dan sore hari, sedangkan malam hari digunakan untuk silaturahmi ke rumah guru-guru saat SMA. Kami berkumpul di rumah Virda (Pend.Kimia-UNJ), disana saya disuguhi Pempek. Tak lama kemudian teman saya Vita(PNS) datang dan disusul oleh Riska.N(Pend.Mat-UNY). Kami berempat menuju ke rumah Ajeng (Fiskal-UI). Di rumah Ajeng ternyata sudah banyak teman2 kami, yaitu Suhendra(STIS), Anggi(Mat-UPI), Rizka(PNS), Nizar(Bekerja), Citra(Dah Lulus D3 Ekonomi Unsoed). Anggi yang tinggal di Bandung dah cukup lancar berbahasa sunda..sedangkan saya??…Perjalanan dilanjutkan menuju rumah Rika (Pend.Fisika-UPI). Kami makan siang di rumah Rika..sedaap. dah lama saya dak makan Tekwan..setelah itu kami pulang ke rumah masing2.

Malamnya berkumpul di rumah Vita. Setelah berkumpul, kami menuju rumah Ibu Rukmini(guru Bahasa Indonesia) dan Pak Marsidin(guru Bahasa Indonesia juga). Ternyata beliau-beliau sedang pergi. Kami melanjutkan perjalanan menuju rumah pak Kusnadi(guru Matematika). Alhamdulillah, beliau ada dirumahnya. Kami berbincang-bincang mengenai suasana sekolah saat ini, progress report mengenai studi, kegiatan2 kami saat ini.selanjutnya menuju ke rumah Pak Arsidi(guru Agama Islam).setelah itu, kami langsung pulang, karena sudah terlalu malam….

Lebaran hari ketiga

Sebelum pulang dari rumah guru terakhir, kami sempat janjian untuk melanjutkan silaturahmi ke rumah guru2 pada lebaran hari ketiga. Kumpul di rumah Riska pada pukul 09.00..kali ini rombongannya lebih sedikit, karena banyak yang memiliki acara masing2..

Kami pergi ke rumah Nuraini untuk menjemputnya, kemudian menuju rumah Shinta (D3 IPB). Akhirnya saya bertemu dengan salah satu pemeran Laskar Pelangi. Adik Shinta lulus casting untuk memerankan tokoh Sahara. Sambil menunggu Shinta bersiap-siap, kami berbincang2 dengan Ibu Shinta dan adiknya. Ibu Shinta antusias sekali menceritakan proses casting, syuting, hingga banyaknya oleh2 yang diberikan oleh Sutradara dan Produsernya. Kami melihat foto-foto, dan bercerita mengenai hal-hal yang cukup miris, seperti teman2 yang dah duluan nonton dibandingkan dengan anak2 Belitung sendiri, layar tancap yang bakal dipasang, anggota laskar pelangi yang lain, ”Mahar” yang asli ternyata sepupu ibu teman saya, temen2 yang lain yang dah sempat foto2 dengan ”Kucay” dll…

Setelah itu menuju rumah Fuji. Dikabarkan ada Gathering 3 IPA 2 disana..saya sih ikut2 aja..(padahal dulu kelas 3 IPA 1)…setelah berbincang2 sebentar, beberapa orang pamit sementara karena akan melaksanakan sholat jumat..termasuk saya..cuaca mulai tidak bersahabat. Mulai gerimis…..setelah itu hujan deras seperti hari pertama..untung dah di dalam Mesjid..setelah selesai sholat Jumat, kami makan di rumah Fuji. Kemudian mengantar Nuraini pulang karena harus pulang ke rumah pukul 14.00. kami melanjutkan perjalanan ke rumah Shinta kembali. Hujan kembali deras..kami berteduh di rumah ”Sahara”. Ternyata sedang ada tamu (sekeluarga). Tamu tersebut adalah Papa ”Trapani” beserta Ibu…Trapaninya sendiri sedang jalan2 bersama teman2nya..Mama Sahara kembali melanjutkan cerita..dan setelah hampir reda..kami sempat berfoto bersama ”Sahara”…

Karena Dewi(nama asli ”Sahara”) sedang tidak ada kegiatan, akhirnya dia ikut dengan kami untuk silaturahmi ke rumah guru2 SMA..padahal dia sendiri baru kelas 8 SMP 2 Tanjungpandan…karena cuaca bener2 tidak bersahabat, sampai di rumah pak Iryanto(Guru Kimia) kami tertahan selama satu jam sampai2 ”Sahara” mengantuk…selanjutnya ke kompleks perumahan guru di SMAN 1 Tanjungpandan…sebelumnya kami sholat Ashar di Mushola sekolah…Mushola skrg lebih luas..lebih bagus karena lantainya dah pake keramik, dulu waktu SMA masih berlantaikan semen saja…ruang kelas yang berbeda dari yang dulu karena dah pakai kurikulum KBK…

Di mushola bertemu dengan adek kelas yang skrg kelas 12 (3 SMA), dia mengabarkan klo tahun ini SMA 1 mengirimkan wakilnya sebanyak 7 orang untuk mengikuti Pesta Sains..walaupun ga ada yang ikut LJPS..tahun ini SMAN 1 mengikuti kompetisi Fisika, Kimia, Matematika, Biologi dan Programming…

Silaturahmi dilanjutkan menuju ke rumah pak Kris(guru Seni) dan pak Wardi(guru Olahraga)+ Bu Wulan(guru Ekonomi)..setelah itu langsung pulang. Malam harinya saya sempat online sebentar di warnet..alhamdulillah…lumayan murah dibanding tahun lalu…dari 12.000/jam menjadi 4.000/jam..