Banyak masih blom paham apa itu statistika…
apa sih?
WIkipedia :Statistika adalah ilmu yang mempelajari bagaimana merencanakan, mengumpulkan, menganalisis, menginterpretasi, dan mempresentasikan data. Singkatnya, statistika adalah ilmu yang berkenaan dengan data.
Penggunaan istilah statistika berakar dari istilah istilah dalam bahasa latin moderen statisticum collegium (”dewan negara”) dan bahasa Italia statista (”negarawan” atau “politikus”).
Gottfried Achenwall (1749) menggunakan Statistik dalam bahasa Jerman untuk pertama kalinya sebagai nama bagi kegiatan analisis data kenegaraan, dengan mengartikannya sebagai “ilmu tentang negara (state)”. Pada awal abad ke-19 telah terjadi pergeseran arti menjadi “ilmu mengenai pengumpulan dan klasifikasi data”. Sir John Sinclair memperkenalkan nama (Statistics) dan pengertian ini ke dalam bahasa Inggris. Jadi, statistika secara prinsip mula-mula hanya mengurus data yang dipakai lembaga-lembaga administratif dan pemerintahan. Pengumpulan data terus berlanjut, khususnya melalui sensus yang dilakukan secara teratur untuk memberi informasi kependudukan yang berubah setiap saat.
Pada abad ke-19 dan awal abad ke-20 statistika mulai banyak menggunakan bidang-bidang dalam matematika, terutama probabilitas. Cabang statistika yang pada saat ini sangat luas digunakan untuk mendukung metode ilmiah, statistika inferensi, dikembangkan pada paruh kedua abad ke-19 dan awal abad ke-20 oleh Ronald Fisher (peletak dasar statistika inferensi), Karl Pearson (metode regresi linear), dan William Sealey Gosset (meneliti problem sampel berukuran kecil). Penggunaan statistika pada masa sekarang dapat dikatakan telah menyentuh semua bidang ilmu pengetahuan, mulai dari astronomi hingga linguistika. Bidang-bidang ekonomi, biologi dan cabang-cabang terapannya, serta psikologi banyak dipengaruhi oleh statistika dalam metodologinya. Akibatnya lahirlah ilmu-ilmu gabungan seperti ekonometrika, biometrika (atau biostatistika), dan psikometrika.
Meskipun ada kubu yang menganggap statistika sebagai cabang dari matematika, tetapi orang lebih banyak menganggap statistika sebagai bidang yang banyak terkait dengan matematika melihat dari sejarah dan aplikasinya. Di Indonesia, kajian statistika sebagian besar masuk dalam fakultas matematika dan ilmu pengetahuan alam, baik di dalam departemen tersendiri maupun tergabung dengan matematika.

7 comments
Comments feed for this article
Juni 10, 2008 pada 9:22 pm
azkaa,,
*gatel-gatel baca istilahnya*
tapi saya cinta matematika. fisika apalagi. (kok masuk mene ya? hhu.)
Juni 11, 2008 pada 9:15 am
marshmallow
eh, kepleset ke sini. numpang komen ya, bro.
aku selalu benci statistika, padahal paling perlu kalau mau mengolah data. lagian hare gene gak bisa statistika? tapi ya itu, aku gak bisa. hiks…
*salam kenal, peace lah*
Juni 28, 2008 pada 6:46 am
weibullgamma
@azka : perempuan yang aneh…
@marshmallow : waduh Mbak..jgn benci2 amat lah…kita hidup kan saling tolong menolong…yang menguasai statistika juga butuh ilmu lain untuk mendukung penarikan kesimpulan dari data-data yang ada,,,^^…
Juli 1, 2008 pada 8:47 pm
awisawisan
assalaamu’alaykum
maap weib…
ws masi men-dislike statistik…
ehehehehe
Juli 9, 2008 pada 11:43 pm
ipk4cumlaude
Saya yg udah alumni baru tau sejarah statistika. Masih diakui ga ya? hehehe…8x
Juli 31, 2008 pada 9:14 am
japspress
wah, senang bisa tahu sejarah statistika, hohoho… tapi nampaknya otak yang tidak terlalu encer ini harus membacanya beberapa kali lagi. hehehe…. thanks for sharing, Mas. -japs-
Nopember 22, 2008 pada 10:41 am
hohoho
statistika…emang penting bwt diplajari paling ga ngertilah ama uji2 stat ya toh…bwt saya staistika itu menarik indah dan pastinya memusingkan haikshaiks tapi tetep aj pnasaran..